Otot merupakan alat
gerak aktif. Mengapa disebut demikian? Hal ini dapat dijelaskan dengan
melihat aktivitas otot yang sering berkontraksi dan berelaksasi sehingga
mengakibatkan pergerakan tubuh.
Karakteristik Otot
Sebagai alat gerak aktif, otot mempunyai tiga karakteristik, yaitu sebagai berikut.
- Kontraktibilitas, dengan kemampuan ini otot bisa memendek dari ukuran semula.
- Ekstensibilitas, yaitu kemampuan otot untuk berelaksasi atau memanjang.
- Elastisitas, dengan sifat elastisitas ini otot memiliki kemampuan untuk kembali lagi pada posisi semula setelah berkontraksi atau berelaksasi.
Tahukah Anda di mana letak otot kita?
Daging itulah sebenarnya yang disebut otot. Jika Anda makan daging sapi,
maka akan Anda temukan bagian-bagian yang berserat-serat memanjang,
seperti untaian benang, tersusun rapat, dan saling berhubungan.
Demikianlah susunan otot tubuh manusia.
Untuk dapat memahami struktur otot, Anda
dapat mengamati irisan melintang dan memanjang atau membujur daging
sapi. Jika kurang jelas, pakailah alat pembesar (lup). Cobalah amati dan
gambarlah bagian-bagiannya!
Dari hasil pengamatan Anda melalui
irisan satu serabut otot yang dibesarkan terlihat bahwa serabut otot
dipadati dengan miofibril. Miofibril dikelilingi sitoplasma yang
mengandung banyak inti, mitokondria, dan retikulum endoplasma. Membran
sel otot disebut sarkolema, sedangkan sitoplasma sel otot disebut
sarkoplasma.
Nukleus dan mitokondria terdapat tepat
di bawah membran sel. Retikulum endoplasma meluas di antara
miofibrilmiofibril. Dari pengamatan yang telah Anda lakukan di depan,
pada miofibril terdapat bagianbagian yang terang, jernih, daerah
tersebut disebut Isotrop (I), kemudian ada juga daerah gelap yang
disebut Anisotrop (A). Ada daerah terang yang membagi daerah A yang
disebut zone H, sedangkan pada daerah I juga terdapat sebuah garis gelap
yang membagi daerah I yang disebut zone Z. Terdapat pula bagian yang
terdapat di antara dua garis Z yang disebut sarkomer. Hal ini dapat
dilihat pada gambar berikut.
Pada dasarnya otot di dalam tubuh
manusia memegang peranan penting dalam mengaktifkan gerakan organ tubuh,
baik organ dalam seperti alat pencernaan, jantung, paru-paru, sampai
pada anggota tubuh seperti tangan, kaki semuanya dapat melakukan
aktivitas gerak karena otot. Dua otot yang menggerakkan tulang ke arah
yang berlawanan disebut otot antagonis. Gerakan antagonis ini dapat
dibedakan berdasarkan arah gerakannya.
Untuk memahami pengertian dan cara kerja
otot antagonis tersebut, Anda dapat melakukan kegiatan percobaan dengan
menggerakkan anggota tubuh yaitu tangan/lengan untuk melakukan
gerakan-gerakan seperti di atas.
Otot Bisep dan Trisep
Otot
lengan terdiri atas otot bisep dan trisep. Otot bisep berada di bagian
depan lengan dan otot trisep berada di bagian belakangnya. Otot trisep
bercabang tiga.
Apabila kita menggerakkan tangan dengan
gerakan meluruskan lengan, maka otot yang bekerja antara lain otot bisep
akan berelaksasi, sedangkan otot trisep akan berkontraksi. Apabila
kita menggerakkan lengan menekuk maka otot bisep akan berkontraksi,
sedangkan otot trisep akan berelaksasi. Agar lebih jelas, coba Anda
perhatikan gambar diatas.
Selain gerakan berlawanan, otot juga
dapat bekerja saling mendukung dan searah membentuk kerja sama searah
yang disebut sinergis, misalnya pada otot-otot punggung dan leher.
Bermacam-macam gerakan yang terjadi pada
tubuh kita disebabkan karena otot yang melekat pada berbagai organ
tubuh. Menurut perlekatannya, otot dibedakan menjadi dua yaitu sebagai
berikut.
- Origo, merupakan ujung otot yang melekat pada tulang yang sedikit bergerak selama berkontraksi.
- Insersi, merupakan bagian ujung otot yang lain melekat pada tulang dan mengalami perubahan kedudukan selama otot berkontraksi.
Coba Anda lakukan beberapa gerakan,
sambil mengamati dengan meraba permukaan otot untuk mengetahui kondisi
otot bisep dan trisep saat digerakkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar